Gadis remaja yang sangat memperhatikan berat badan mereka biasanya akan merokok, demikian hasil sebuah penelitian.
Penelitian yang berlangsung di AS itu menemukan hubungan langsung antara keinginan menjadi langsing dan merokok di kalangan gadis muda.
Survei dari 273 gadis remaja menghasilkan bahwa yang ingin angsing biasanya akan merokok. Kontras dengan mereka yang tak kuatir dengan berat badan, sedikit yang memiliki kebiasaan merokok.
Survei Telepon
Penemuan itu berdasarkan survey melalui telepon pada gadis-gadis di Massachusetts yang berusia antara 12 dan 15.
Pada survei pertama yang dilakukan pada 1993, gadis-gadis itu ditanya apakah mereka ingin langsing? Pada survei kedua, 4 tahun kemudian, mereka ditanya apakah mereka mulai merokok. Pada saat ini hampir satu dari 4 gadis mulai merokok.
Periset yang berasal dari Universitas Boston dan Okayama Jepang, menemukan bahwa gadis yang mempunyai keinginan tinggi menjadi langsing lebih berpotensi 4 kali lipat menjadi perokok.
Gadis yang akhirnya menjadi perokok adalah 93% yang menyatakan sangat penting menjadi langsing. Bandingkan dengan 7% yang tidak merokok.
Bagaimanapun, sejumlah gadis menyatakan mereka percaya merokok dapat membantu menjaga berat badan mereka. Ini memicu penelitian bahwa ada faktor lain yang menjadi dorongan bagi gadis untuk mulai merokok. Meski demikian, menurut ahli, mengubah presepsi para gadis tentang langsing akan membantu mereka berhenti merokok.
Ditulis pada jurnal Tobacco Control, para ahli mengatakan," Kami harus memberi perhatian pada faktor lingkungan sosial yang membuat persepsi 'langsing' para gadis itu menjadi sesuatu yang positif. Selain itu juga penting diutarakan, agar tubuh langsing harus melalui olah raga.
Lebih dari satu diantara 4 gadis di Inggris yang mulai merokok pada usia 15 tahun. Hal ini dibandingkan dengan hanya satu diantara 5 remaja laki-laki yang mulai merokok pada usia yang sama.
Juru bicara anti rokok ASH sangat welcomed pada penelitian terbaru ini. "Ini menunjukkan bagaimana kompleksnya hubungan antara merokok dan penampilan dengan kebiasaan yang sehat," kata juru bicaranya.
"Ini tidak hanya bagaimana mereka mencerna pesan kesehatan, tetapi juga tentang bagaimana mereka mengambilnya dari lingkungan yang terlalu luas--seperti pengaruh iklan di majalah remaja dan televisi. Semua itu mengambil bagian sebagai contoh tindakan mereka."
Read More......
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
03 April 2009
Testis Tertendang, Bisakah Jadi Mandul?
Banyak hal yang masih belum diketahui oleh pria mengenai alat reproduksinya. Terutama hal-hal seputar alat kelaminnya misalnya, mengapa ada bercak darah di spermanya, benjolan di Mr P apa penyebabnya dan sebagainya. Tanya jawab populer soal alat reproduksi pria ini mungkin bisa menjawab apa yang terjadi pada Anda.
Tanya (T): Bisakah menjadi mandul bila testis tertendang?
Jawab (J) : Testis tertendang bisa terasa sangat sakit karena genital adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki tingkat konsentrasi paling tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Bisa menyebabkan kemandulan atau tidak itu tergantung pada efek yang dihasilkan. Jika tendangan tersebut menghasilkan efek yang parah (misalnya perdarahan dalam) maka risiko untuk mandul akan menjadi sangat tinggi.
T: Saya memiliki tonjolan disekitar Mr.P dan scrotum. Apakah ini termasuk penyakit seksual menular, padahal saya tidak pernah melakukan hubungan seks?
J: Tonjolan disekitar Mr.P bisa saja karena abrasi, gigitan nyamuk atau tertoreh. Ini bisa diatasi dengan membersihkan ujung dan bagian Mr.P dengan air, sabun atau anti bakteri.
Namun jika tonjolan yang tumbuh dikarenakan aktivitas seksual atau juga kutil yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), diperlukan perawatan medis untuk mengatasinya. Saran terbaik yaitu setiap kali Anda menemukan sesuatu tumbuh pada alat kelamin Anda, segeralah memeriksakannya.
T: Setelah melakukan hubungan seksual terdapat bercak darah pada sperma, mengapa demikian?
J: Sperma dengan darah didalamnya bisa berarti pembuluh darah tengah membuang darah kotor yang ada pada saluran kencing. Atau kemungkinan lain yaitu terjadi infeksi pada prostat. Meskipun tidak berbahaya, namun sebaiknya nda melakukan pemeriksaan pada dokter Anda.
T: Pada sebelah kanan testis saya ada gumpalan kecil yang hampir sama besarnya dengan kelereng. Apakah ini dapat membahayakan?
J: Dari tanda yang disebutkan, kemungkinan Anda mengalami kista, merupakan epididymis atau spermatic yang membengkak dan menyebabkan berbagai macam dampak. Ada baiknya Anda segera menghubungi dokter untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan.
T: Banyak tonjolan berukuran kecil yang muncul didekat genital, apakah ini kutil?
J: Kemungkinan tonjolan tersebut adalah molluscum contagiosum, folikel atau infeksi lainnya yang sering muncul pada kulit. Mollusca adalah tonjolan yang berbentuk keras dan terasa gatal. Ada yang berwarna putih, transparan atau kuning. Ukurannya pun beragam ada yang besar dan ada yang kecil. Biasanya mereka ditemui dibagian bawah genital, abdomen dan genitals.
Ini disebabkan oleh virus yang bisa menyebar pada area lain dan juga orang lain melalui kontak langsung atau kontak seksual. Bisa juga melalui kontak dengan nonseksual misalnya melalui handuk dan baju.
Tersedia bermacam-macam metode untuk mengatasi molluscum contagiosum. Misalnya scraping,curettage dan freezing. Untuk mengetahui metode yang tepat untuk Anda, lakukan konsultasi dengan dokter Anda.
T: Saya mempunyai noda putih pada ujung Mr.P dan kulit yang mengencang, apa yang harus saya lakukan?
J: Noda putih yang ada pada ujung Mr.P mungkin hanyalah papules. Ini sering terjadi pada pria. Papules ini sering disalahartikan sebagai condyloma (kutil kelamin). Untuk mengetahuinya lakukan pemeriksaan.
Kulit mengencang seringkali menyebabkan nyeri saat ereksi, masturbasi atau aktivitas seksual lainnya. Untuk mengatasinya pergilah kedokter untuk menjalani perawatan. (tim kapanlagi.com)
Tak Bisa Hentikan Kebiasaan Buruk?Salahkan Gen Anda!
Kapanlagi.com - Tidak dapat berhenti merokok? Minum terlalu banyak? Salahkan gen Anda!
Ilmuwan dari Penelitian Kanker Inggris belum lama menyatakan ini bahwa gen dapat mempengaruhi kebiasaan manusia dan dapat disalahkan --sebagian-- untuk gaya hidup dan kebiasaan yang tidak sehat.
"Penelitian menemukan ada basis gen yang memastikan jenis dan sifat manusia yang mungkin sangat penting dan berpengaruh pada kebiasaan orang itu seperti merokok atau suatu kebiasaan yang tidak mampu mereka ubah," kata Dr. Marcus Munafo dari Penelitian Kanker Inggris di Oxford University.
Namun hal ini tak berarti kita mengasihi gen kita sendiri, tambah Munafo, karena ikatan keluarga, kerabat dan teman juga ikut andil dalam hal ini.
Dalam analisa ulang dari data yang diambil dari sekitar 46 studi yang melibatkan 20 ribu orang untuk menguji hubungan keturunan dan tingkah laku, Munafo dan relasinya menemukan jika genetic mempengaruhi kecanduan pada individu.
Neurotransmitters (pesan yang dibawa oleh sel-sel) serotonin dan dopamine memegang peranan penting karena disini para peneliti menekankan pada gen yang mengontrol zat-zat kimia yang memberi signal ke otak.
Sebuah hubungan yang mengidentifikasi hubungan antara gen serotonin transporter manusia dengan kecemasan kepribadian manusia yang dapat mempengaruhi kelemahan manusia terhadap penganiayaan.
Para peneliti juga mengamati hubungan yang lemah antara variasi dopamine D4 receptor dengan individu dengan kepribadian ekstrovert. Ternyata serotonin berhubungan dengan tingkah laku kecanduan.
“Kita sedang mencari individu dengan kepribadian yang tepat karena kita mengetahui bahwa neuroticism, misalnya berhubungan dengan atau tak berhubungan bahwa individu tersebut adalah seorang perokok…” ujar Munafo, seorang pakar psikologis.Munafo menambahkan jika mereka berupaya untuk memberi jalan antara gen dan tingkah laku yang tak sehat, meskipun kepribadian masih memegang peran utama.
”Kita tahu bagaimana individu yang ekstrovertt memiliki sebuah pengaruh untuk mencari kesalahan, sementara terdapat sebuah kecenderungan pada tingkah laku neurotic yangf berhubungan dengan intensitas kebiasaan serta perilaku saat belia yang membuat individu ini menjadi pecandu.
Munafo menuliskan penemuannya dalam sebuah jurnal Molecular Psychiatry yang dapat membantu para ilmuwan untuk mengatasi para pecandu alkohol dan narkoba atau tembakau.
Read More......
Tanya (T): Bisakah menjadi mandul bila testis tertendang?
Jawab (J) : Testis tertendang bisa terasa sangat sakit karena genital adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki tingkat konsentrasi paling tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Bisa menyebabkan kemandulan atau tidak itu tergantung pada efek yang dihasilkan. Jika tendangan tersebut menghasilkan efek yang parah (misalnya perdarahan dalam) maka risiko untuk mandul akan menjadi sangat tinggi.
T: Saya memiliki tonjolan disekitar Mr.P dan scrotum. Apakah ini termasuk penyakit seksual menular, padahal saya tidak pernah melakukan hubungan seks?
J: Tonjolan disekitar Mr.P bisa saja karena abrasi, gigitan nyamuk atau tertoreh. Ini bisa diatasi dengan membersihkan ujung dan bagian Mr.P dengan air, sabun atau anti bakteri.
Namun jika tonjolan yang tumbuh dikarenakan aktivitas seksual atau juga kutil yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV), diperlukan perawatan medis untuk mengatasinya. Saran terbaik yaitu setiap kali Anda menemukan sesuatu tumbuh pada alat kelamin Anda, segeralah memeriksakannya.
T: Setelah melakukan hubungan seksual terdapat bercak darah pada sperma, mengapa demikian?
J: Sperma dengan darah didalamnya bisa berarti pembuluh darah tengah membuang darah kotor yang ada pada saluran kencing. Atau kemungkinan lain yaitu terjadi infeksi pada prostat. Meskipun tidak berbahaya, namun sebaiknya nda melakukan pemeriksaan pada dokter Anda.
T: Pada sebelah kanan testis saya ada gumpalan kecil yang hampir sama besarnya dengan kelereng. Apakah ini dapat membahayakan?
J: Dari tanda yang disebutkan, kemungkinan Anda mengalami kista, merupakan epididymis atau spermatic yang membengkak dan menyebabkan berbagai macam dampak. Ada baiknya Anda segera menghubungi dokter untuk berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan.
T: Banyak tonjolan berukuran kecil yang muncul didekat genital, apakah ini kutil?
J: Kemungkinan tonjolan tersebut adalah molluscum contagiosum, folikel atau infeksi lainnya yang sering muncul pada kulit. Mollusca adalah tonjolan yang berbentuk keras dan terasa gatal. Ada yang berwarna putih, transparan atau kuning. Ukurannya pun beragam ada yang besar dan ada yang kecil. Biasanya mereka ditemui dibagian bawah genital, abdomen dan genitals.
Ini disebabkan oleh virus yang bisa menyebar pada area lain dan juga orang lain melalui kontak langsung atau kontak seksual. Bisa juga melalui kontak dengan nonseksual misalnya melalui handuk dan baju.
Tersedia bermacam-macam metode untuk mengatasi molluscum contagiosum. Misalnya scraping,curettage dan freezing. Untuk mengetahui metode yang tepat untuk Anda, lakukan konsultasi dengan dokter Anda.
T: Saya mempunyai noda putih pada ujung Mr.P dan kulit yang mengencang, apa yang harus saya lakukan?
J: Noda putih yang ada pada ujung Mr.P mungkin hanyalah papules. Ini sering terjadi pada pria. Papules ini sering disalahartikan sebagai condyloma (kutil kelamin). Untuk mengetahuinya lakukan pemeriksaan.
Kulit mengencang seringkali menyebabkan nyeri saat ereksi, masturbasi atau aktivitas seksual lainnya. Untuk mengatasinya pergilah kedokter untuk menjalani perawatan. (tim kapanlagi.com)
Tak Bisa Hentikan Kebiasaan Buruk?Salahkan Gen Anda!
Kapanlagi.com - Tidak dapat berhenti merokok? Minum terlalu banyak? Salahkan gen Anda!
Ilmuwan dari Penelitian Kanker Inggris belum lama menyatakan ini bahwa gen dapat mempengaruhi kebiasaan manusia dan dapat disalahkan --sebagian-- untuk gaya hidup dan kebiasaan yang tidak sehat.
"Penelitian menemukan ada basis gen yang memastikan jenis dan sifat manusia yang mungkin sangat penting dan berpengaruh pada kebiasaan orang itu seperti merokok atau suatu kebiasaan yang tidak mampu mereka ubah," kata Dr. Marcus Munafo dari Penelitian Kanker Inggris di Oxford University.
Namun hal ini tak berarti kita mengasihi gen kita sendiri, tambah Munafo, karena ikatan keluarga, kerabat dan teman juga ikut andil dalam hal ini.
Dalam analisa ulang dari data yang diambil dari sekitar 46 studi yang melibatkan 20 ribu orang untuk menguji hubungan keturunan dan tingkah laku, Munafo dan relasinya menemukan jika genetic mempengaruhi kecanduan pada individu.
Neurotransmitters (pesan yang dibawa oleh sel-sel) serotonin dan dopamine memegang peranan penting karena disini para peneliti menekankan pada gen yang mengontrol zat-zat kimia yang memberi signal ke otak.
Sebuah hubungan yang mengidentifikasi hubungan antara gen serotonin transporter manusia dengan kecemasan kepribadian manusia yang dapat mempengaruhi kelemahan manusia terhadap penganiayaan.
Para peneliti juga mengamati hubungan yang lemah antara variasi dopamine D4 receptor dengan individu dengan kepribadian ekstrovert. Ternyata serotonin berhubungan dengan tingkah laku kecanduan.
“Kita sedang mencari individu dengan kepribadian yang tepat karena kita mengetahui bahwa neuroticism, misalnya berhubungan dengan atau tak berhubungan bahwa individu tersebut adalah seorang perokok…” ujar Munafo, seorang pakar psikologis.Munafo menambahkan jika mereka berupaya untuk memberi jalan antara gen dan tingkah laku yang tak sehat, meskipun kepribadian masih memegang peran utama.
”Kita tahu bagaimana individu yang ekstrovertt memiliki sebuah pengaruh untuk mencari kesalahan, sementara terdapat sebuah kecenderungan pada tingkah laku neurotic yangf berhubungan dengan intensitas kebiasaan serta perilaku saat belia yang membuat individu ini menjadi pecandu.
Munafo menuliskan penemuannya dalam sebuah jurnal Molecular Psychiatry yang dapat membantu para ilmuwan untuk mengatasi para pecandu alkohol dan narkoba atau tembakau.
Read More......
Sukses Berdiet Meski Duduk Depan Komputer Tiap Hari
Seorang yang menjalani diet kerap mengeluh: bagaimana saya bisa mengurangi berat badan jika saya harus selalu duduk di depan komputer sepanjang hari?
Pertanyaan yang bagus ujar Melinda Hemmelgarn, MS, RD, seorang ahli gizi Universitas Missouri Columbia, Misouri.
Mengontrol berat badan hampir sama dengan perhitungan matematika – untuk mengurangi berat badan Anda harus membakar asupan kalori yang masuk dalam tubuh Anda.
Bekerja dan duduk di kursi sambil makan makanan kecil, dan hal tersebut sama saja dengan membunuh diri Anda sendiri.
Saran:
Untuk membuat meja Anda lebih potensial kita telah mensurvei beberapa orang yang melakukan diet serta ahli penurun berat badan, dan berikut ini beberapa trik yang mungkin dapat membantu Anda.
1. Makanlah dengan bijaksana.
“Banyak orang makan makanan kecil saat mereka duduk di bekerja di depan komputer,” ujar Hemmelgarn. Dan jika Anda termasuk salah satu dari mereka, cobalah untuk berpikir sehat sehingga Anda tidak akan terlalu terburu-buru menuju vending machine. Kita mengamati para pelaku diet menyarankan untuk menggunakan papan pesan dan jauhkan makanan-makann kecil dari meja Anda dan taruhlah di sebuah lemari yang letaknya cukup jauh.
2. Banyak minum.
Minumlah sedikitnya delapan gelas setiap hari dan usahakan untuk selalu menyimpan sebotol air mineral segar di meja Anda sepanjang hari.
3. Makan siang.
“Saya makan siang pada jam 11.30, dan saat makan siang tiba saya hanya makan separuh porsi,” kata seorang pelaku diet. Cobalah mengatur jadwal makan siang Anda. Hemmelgarn juga menyarankan untuk membawa makan siang dari rumah sehingga Anda dapat mengatur makan asupan kalori yang Anda makan.
4. Bergeraklah!
“Bahkan hanya selama sepuluh menit,” ujar Leanne Wagner, seorang pelatih olah tubuh professional yang berpusat di Los Angeles. “Cobalah untuk bergerak dan bangun kapan saja Anda sempat.”
5. Berlatih selama istirahat.
Berlatihlah sebelum dan sesudah bekerja unbtuk mengganti gerakan yang hilang saat Anda bekerja di depan komputer. “Jika rumah Anda dekat dengan tempat kerja Anda cobalah untuk selalu berjalan kaki setiap berangkat dan pulang. Jalan kaki juga mencegah Anda dari kemacetan dan Anda akan tiba di rumah pada jam yang sama,” saran Wagner.
“Tetapi jika Anda tidak sempat melakukan berolah raga cobalah untuk mengikuti senam atau bergabung dengan klub gym di wilayah Anda
6. Minta bantuan teman.
Carilah teman kerja yang juga mengalami masalah berat badan, sehingga Anda dapat saling memberi semangat sepanjang hari, makan siang yang sehat bersama serta berlatih bersama-sama saat istirahat. “Saya adalah seorang pengamat berat badan di tempat kerja,” tulis seorang pelaku diet di papan pesan. “Saya telah menjalin sebuah hubungan yang erat antar sesama teman (pelaku diet) di tempat kerja saya. Dan saya rasa hal tersbut sangat membantu keberhasilan diet saya".
7. Gunakan peralatan Anda.
Kunjungilah WeightWatchers.com sehingga komputer Anda bisa membantu Anda menjalankan rencana diet Anda. Gunakan waktu luang di sela-sela kerja Anda untuk mengganti kebiasaan makan makanan kecil dengan melakukan hal yang lain seperti mengisi jurnal.
Read More......
Pertanyaan yang bagus ujar Melinda Hemmelgarn, MS, RD, seorang ahli gizi Universitas Missouri Columbia, Misouri.
Mengontrol berat badan hampir sama dengan perhitungan matematika – untuk mengurangi berat badan Anda harus membakar asupan kalori yang masuk dalam tubuh Anda.
Bekerja dan duduk di kursi sambil makan makanan kecil, dan hal tersebut sama saja dengan membunuh diri Anda sendiri.
Saran:
Untuk membuat meja Anda lebih potensial kita telah mensurvei beberapa orang yang melakukan diet serta ahli penurun berat badan, dan berikut ini beberapa trik yang mungkin dapat membantu Anda.
1. Makanlah dengan bijaksana.
“Banyak orang makan makanan kecil saat mereka duduk di bekerja di depan komputer,” ujar Hemmelgarn. Dan jika Anda termasuk salah satu dari mereka, cobalah untuk berpikir sehat sehingga Anda tidak akan terlalu terburu-buru menuju vending machine. Kita mengamati para pelaku diet menyarankan untuk menggunakan papan pesan dan jauhkan makanan-makann kecil dari meja Anda dan taruhlah di sebuah lemari yang letaknya cukup jauh.
2. Banyak minum.
Minumlah sedikitnya delapan gelas setiap hari dan usahakan untuk selalu menyimpan sebotol air mineral segar di meja Anda sepanjang hari.
3. Makan siang.
“Saya makan siang pada jam 11.30, dan saat makan siang tiba saya hanya makan separuh porsi,” kata seorang pelaku diet. Cobalah mengatur jadwal makan siang Anda. Hemmelgarn juga menyarankan untuk membawa makan siang dari rumah sehingga Anda dapat mengatur makan asupan kalori yang Anda makan.
4. Bergeraklah!
“Bahkan hanya selama sepuluh menit,” ujar Leanne Wagner, seorang pelatih olah tubuh professional yang berpusat di Los Angeles. “Cobalah untuk bergerak dan bangun kapan saja Anda sempat.”
5. Berlatih selama istirahat.
Berlatihlah sebelum dan sesudah bekerja unbtuk mengganti gerakan yang hilang saat Anda bekerja di depan komputer. “Jika rumah Anda dekat dengan tempat kerja Anda cobalah untuk selalu berjalan kaki setiap berangkat dan pulang. Jalan kaki juga mencegah Anda dari kemacetan dan Anda akan tiba di rumah pada jam yang sama,” saran Wagner.
“Tetapi jika Anda tidak sempat melakukan berolah raga cobalah untuk mengikuti senam atau bergabung dengan klub gym di wilayah Anda
6. Minta bantuan teman.
Carilah teman kerja yang juga mengalami masalah berat badan, sehingga Anda dapat saling memberi semangat sepanjang hari, makan siang yang sehat bersama serta berlatih bersama-sama saat istirahat. “Saya adalah seorang pengamat berat badan di tempat kerja,” tulis seorang pelaku diet di papan pesan. “Saya telah menjalin sebuah hubungan yang erat antar sesama teman (pelaku diet) di tempat kerja saya. Dan saya rasa hal tersbut sangat membantu keberhasilan diet saya".
7. Gunakan peralatan Anda.
Kunjungilah WeightWatchers.com sehingga komputer Anda bisa membantu Anda menjalankan rencana diet Anda. Gunakan waktu luang di sela-sela kerja Anda untuk mengganti kebiasaan makan makanan kecil dengan melakukan hal yang lain seperti mengisi jurnal.
Read More......
Seluk Beluk Menstruasi dan PDD
Setiap bulan, perempuan mengalami datang bulan/haid. Seringkali wanita mengalami banyak masalah dengan tamu yang teratur datang tiap bulan ini. Berikut permasalahan dalam bentuk tanya jawab seputar masalah datang bulan dan penanggulangannya.
Tanya (T): Usia saya sudah 14 tahun dan berbadan kurus tetapi mengapa payudara saya belum berkembang dan belum juga mendapat datang bulan?
Jawab (J): Banyak buku yang membahas tentang masalah perkembangan dan pubertas menyatakan bahwa “perkembangan payudara dimulai pada usia delapan sampai tiga belas tahun,” atau “pertumbuhan tubuh wanita pada masa puber dimulai di usia sembilan sampai lima belas tahun,” sedangkan rata-rata seorang gadis mendapat datang bulan yaitu pada usia 12,8 tahun. Masa puber normalnya terjadi pada awal usia delapan atau sembilan tahun, atau sampai usia duabelas atau empat belas tahun.
Kecuali jika pada usia yang mencapai enam belas atau tujuh belas tahun tetapi Anda belum mendapat tanda-tanda masa puber (misalnya, pertumbuhan payudara dan menstruasi), tidak perlu ada hal yang patut dikhawatirkan – paling tidak secara medis. Tetapi secara sosial, Anda pasti merasa tertekan saat melihat payudara teman-teman mulai berkembang, mendengar mereka berbicara tentang menggunakan bra, serta bercerita sekitar pengalaman mendapat datang bulan untuk pertama kalinya.
Sayangnya tidak ada satupun yang dapat Anda lakukan untuk memaksa tubuh Anda, cobalah untuk berlatih senam menambah ukuran payudara seperti dalam film GREASE yang membantu meningkatkan otot sekitar dada -- payudara tidak memiliki jaringan otot.
Apakah sudah membicarakan hal ini pada ibu? Bertanyalah padanya kapankah dia mendapat menstruasi awal dan kapan payudaranya mulai berkembang, yang mungkin bisa berpengaruh pada rata-rata perkembangan Anda. Atau mungkin Anda bisa membicarakan hal ini pada praktisi kesehatan untuk memeriksa kesehatan serta perkembangan Anda. Atau mungkin Anda merasa lebih nyaman bila membicarakan masalah ini pada perawat kesehatan di sekolah Anda.
Saat datang bulan dimulai, lemak tubuh membutuhkan sekitar seperempat dari seluruh total berat badan tubuh Anda. Sehingga jika Anda adalah seorang atletik atau orang berotot, mungkin datang bulan akan datang sedikit terlambat. Misalnya seperti pada seorang wanita pemanjat tebing cenderung memiliki payudara berukuran kecil dan mengalami datang bulan lebih lambat sampai mereka dapat menormalkan kembali kondisi badan mereka setelah beraktifitas berat.
T: Apa yang dimaksud dengan Premenstrual Dysphoric Disorder (PDD)?
J: Banyak wanita yang mengalami Premenstrual Syndrome yang berakibat rasa tidak nyaman, iritasi dan perubahan mood (perasaan) menjelang menstruasi. Ini disebut Premenstrual Dysphoric Disorder(PDD).
Premenstrual Dysphoric Disorder muncul karena ketidak seimbangan hormon serotonin, zat kimiawi yang berada pada otak. Sirklus normal akan mendorong hormon wanita berinteraksi dengan serotonin sehingga terjadi ketidak seimbangan yang dapat mempengaruhi mood dan menimbulkan gejala Premenstrual Dysphoric Disorder. Ini dapat menimbulkan :
1. Mengalami kelainan menstruasi , dengan gejala:
- Sering gugup atau resah
- Mengalami perubahan fisik atau biologis
- Tidak mampu mengkontrol kemarahan
- Penurunan minat pada segala hal
- Sulit untuk berkonsentrasi
- Mudah merasa lelah
- Sering kehilangan kontrol atas diri
- Susah tidur
- Pembesaran payudara,
2. Pertambahan berat badan dan nyeri otot
3. Sulit untuk berinteraksi dengan orang lain. Wanita yang mengidap Premenstrual Dysphoric Disorder disarankan untuk menjauhi alkohol, kafein dan sesuatu yang manis. Dan disarankan pula untuk mengkonsumsi vitamin, kalsium dan suplemen B-6 serta mengkonsumsi makanan rendah lemak. Pengobatannya yaitu dengan fluoxetine yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman ataupun efek gejala Premenstrual Dysphoric Disorder.
T: Mengapa perut menggembung menjelang menstruasi?
J: Perubahan fisik atau psikologi menjelang menstruasi adalah hal yang umum dialami para wanita. Hormon ini akan mengubah perilaku kita menjadi baik atau buruk, selama mendapat menstruasi. Untuk mengatasinya cobalah hal-hal berikut:
- Perhatikan diet Anda. Kurangi konsumsi garam, kafein, alkohol dan makanan yang manis.
- Menambah asupan Vitamin B6 yang terdapat pada gandum, roti, sereal, daging, sayur, susu, keju, kacang, telor dan ikan.
-Tetap beraktivitas dengan aktif.
T: Apakah hot flashes itu?
J: Hot flashes cenderung selalu dihubungkan dengan menopause (mati haid), namun juga merupakan dampak dari rasa cemas yang terjadi saat pembuluh darah terbuka sehingga berkontraksi secara tak teratur. Meskipun hot flashes selalu berbeda-beda pada setiap wanita tetapi hot flashes selalu dijabarkan dengan gejala yang sama yaitu rasa panas pada bagian atas tubuh dan wajah. Hot flashes juga menyebabkan rasa lemas dan sering berkeringat dimana pada beberapa wanita sering merasa kedinginan baik sebelum dan setelah hot flashes.
T: Apakah boleh melakukan tes pap smear saat datang bulan?
J: Tes pap smear jarang sekali dilakukan saat seorang wanita mengalami datang bulan, meskipun datang bulan tidak mempengaruhi hasil tes pap smear, tetapi darah saat datang bulan dapat mempengaruhi hasil tes normal karena sel-sel abnormal pada mulut rahim sulit untuk diamati.
Sebaiknya Anda melakukan tes pap smear diantara sepuluh atau dua puluh hari setelah datang bulan. Jangan sekali-kali menggunakan jenis-jenis perawatan MissV, menyemprotkan air pada MissV, ataupun memasukkan spermasida (seperti foam, jeli, film, atau tablet) sekitar dua hari sebelum melakukan tes pap smear karena hal tersebut dapat menghilangkan atau mempersulit tes pada sel-sel abnormal.
T: Mengapa saya selalu merasa sakit pada Gastrointestinal saat datang bulan? Rasa sakit pada gastrointestinal saat datang bulan pada wanita sudah umum terjadi. Namun penelitian masih meragukan hubungan psikologis wanita dengan rasa sakit pada gastrointestinal (GI) dan sistem menstruasi. Sebuah hipotesis menyatakan bahwa saluran GI merespon perubahan tingkat hormon, seperti progesterone, yang menyebabkan pembengkakan, diare, dan/atau konstipasi (sembelit) selama siklus menstruasi.
Selain itu selama siklus datang bulan wanita, prostaglandin yang dikenal sebagai kondisi iritasi yang serius diproduksi dalam jumlah banyak (hormon prostaglandin adalah hormon yang menyerupai sebuah substansi yang secara langsung mempengaruhi kerja jaringan kapan saja terjadi berkontraksi sehingga menyebabkan timbulnya kram perut).
Ada beberapa obat yang direkomondasikan untuk meredakan sakit saat datang bulan dan dapat mengatasi iritasi pada GI misalnya, jenis NSAIDS: NonSteroidal Anti-Inflammatory Drugs, seperti ibuprofen. Sebuah kajian yang khusus membahas masalah ini telah diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology pada Oktober 1998 yang menunjukkan wanita yang mengalami sindrom iritasi perut atau juga dikenal dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS), dan juga disebut Inflammatory Bowel Disease (IBD) seperti penyakit Crohn atau ulcerative colitis lebih sering terjadi pada wanita yang mengalami masalah pencernaan dibandingkan pada wanita yang menderita masalah perut serius.
Semua wanita yang mengalami iritasi pada GI selama siklus datang bulan tidak mengalami IBS ataupun IBD, meskipun harus selalu memeriksakan diri jika terdapat gejala yang serius.
Berikut ini beberapa web sites yang membahas masalah tersebut yaitu: American College of Gastroenterology National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) The American Gastroenterological Association.
Wanita yang mengalami dysmenorrhea (kram perut selama siklus datang bulan) cenderung mengalami masalah fungsi usus. Tetapi Anda dapat meminimalkan rasa tidak nyaman selama siklus datang bulan tersebut dengan:
- Menyeleksi dan memilih makanan yang Anda konsumsi selama siklus datang bulan
- Konsumsilah biji-bijian kaya serat, seperti roti olahan gandum 100% atau beras merah, dan banyak makan sayur, kurangi konsumsi gula, garam, makanan pedas, serta kafein.
- ” De-stressing”(kurangi stres)
- Selalu melakukan teknik-teknik penenangan diri, seperti melakukan meditasi, yoga, ataupun hanya berbagi rasa dengan seseorang
- Berolahragalah secara rutin Olah raga secara rutin dapat mengurangi strees dan membantu sistem pencernaan Anda berfungsi lebih baik.
- Menghindari pemakaian obat diet misalnya Acutrim, karena mengandung mineral yang tidak baik untuk tubuh (Tim Kapanlagi.com)
Read More......
Tanya (T): Usia saya sudah 14 tahun dan berbadan kurus tetapi mengapa payudara saya belum berkembang dan belum juga mendapat datang bulan?
Jawab (J): Banyak buku yang membahas tentang masalah perkembangan dan pubertas menyatakan bahwa “perkembangan payudara dimulai pada usia delapan sampai tiga belas tahun,” atau “pertumbuhan tubuh wanita pada masa puber dimulai di usia sembilan sampai lima belas tahun,” sedangkan rata-rata seorang gadis mendapat datang bulan yaitu pada usia 12,8 tahun. Masa puber normalnya terjadi pada awal usia delapan atau sembilan tahun, atau sampai usia duabelas atau empat belas tahun.
Kecuali jika pada usia yang mencapai enam belas atau tujuh belas tahun tetapi Anda belum mendapat tanda-tanda masa puber (misalnya, pertumbuhan payudara dan menstruasi), tidak perlu ada hal yang patut dikhawatirkan – paling tidak secara medis. Tetapi secara sosial, Anda pasti merasa tertekan saat melihat payudara teman-teman mulai berkembang, mendengar mereka berbicara tentang menggunakan bra, serta bercerita sekitar pengalaman mendapat datang bulan untuk pertama kalinya.
Sayangnya tidak ada satupun yang dapat Anda lakukan untuk memaksa tubuh Anda, cobalah untuk berlatih senam menambah ukuran payudara seperti dalam film GREASE yang membantu meningkatkan otot sekitar dada -- payudara tidak memiliki jaringan otot.
Apakah sudah membicarakan hal ini pada ibu? Bertanyalah padanya kapankah dia mendapat menstruasi awal dan kapan payudaranya mulai berkembang, yang mungkin bisa berpengaruh pada rata-rata perkembangan Anda. Atau mungkin Anda bisa membicarakan hal ini pada praktisi kesehatan untuk memeriksa kesehatan serta perkembangan Anda. Atau mungkin Anda merasa lebih nyaman bila membicarakan masalah ini pada perawat kesehatan di sekolah Anda.
Saat datang bulan dimulai, lemak tubuh membutuhkan sekitar seperempat dari seluruh total berat badan tubuh Anda. Sehingga jika Anda adalah seorang atletik atau orang berotot, mungkin datang bulan akan datang sedikit terlambat. Misalnya seperti pada seorang wanita pemanjat tebing cenderung memiliki payudara berukuran kecil dan mengalami datang bulan lebih lambat sampai mereka dapat menormalkan kembali kondisi badan mereka setelah beraktifitas berat.
T: Apa yang dimaksud dengan Premenstrual Dysphoric Disorder (PDD)?
J: Banyak wanita yang mengalami Premenstrual Syndrome yang berakibat rasa tidak nyaman, iritasi dan perubahan mood (perasaan) menjelang menstruasi. Ini disebut Premenstrual Dysphoric Disorder(PDD).
Premenstrual Dysphoric Disorder muncul karena ketidak seimbangan hormon serotonin, zat kimiawi yang berada pada otak. Sirklus normal akan mendorong hormon wanita berinteraksi dengan serotonin sehingga terjadi ketidak seimbangan yang dapat mempengaruhi mood dan menimbulkan gejala Premenstrual Dysphoric Disorder. Ini dapat menimbulkan :
1. Mengalami kelainan menstruasi , dengan gejala:
- Sering gugup atau resah
- Mengalami perubahan fisik atau biologis
- Tidak mampu mengkontrol kemarahan
- Penurunan minat pada segala hal
- Sulit untuk berkonsentrasi
- Mudah merasa lelah
- Sering kehilangan kontrol atas diri
- Susah tidur
- Pembesaran payudara,
2. Pertambahan berat badan dan nyeri otot
3. Sulit untuk berinteraksi dengan orang lain. Wanita yang mengidap Premenstrual Dysphoric Disorder disarankan untuk menjauhi alkohol, kafein dan sesuatu yang manis. Dan disarankan pula untuk mengkonsumsi vitamin, kalsium dan suplemen B-6 serta mengkonsumsi makanan rendah lemak. Pengobatannya yaitu dengan fluoxetine yang dapat mengurangi rasa tidak nyaman ataupun efek gejala Premenstrual Dysphoric Disorder.
T: Mengapa perut menggembung menjelang menstruasi?
J: Perubahan fisik atau psikologi menjelang menstruasi adalah hal yang umum dialami para wanita. Hormon ini akan mengubah perilaku kita menjadi baik atau buruk, selama mendapat menstruasi. Untuk mengatasinya cobalah hal-hal berikut:
- Perhatikan diet Anda. Kurangi konsumsi garam, kafein, alkohol dan makanan yang manis.
- Menambah asupan Vitamin B6 yang terdapat pada gandum, roti, sereal, daging, sayur, susu, keju, kacang, telor dan ikan.
-Tetap beraktivitas dengan aktif.
T: Apakah hot flashes itu?
J: Hot flashes cenderung selalu dihubungkan dengan menopause (mati haid), namun juga merupakan dampak dari rasa cemas yang terjadi saat pembuluh darah terbuka sehingga berkontraksi secara tak teratur. Meskipun hot flashes selalu berbeda-beda pada setiap wanita tetapi hot flashes selalu dijabarkan dengan gejala yang sama yaitu rasa panas pada bagian atas tubuh dan wajah. Hot flashes juga menyebabkan rasa lemas dan sering berkeringat dimana pada beberapa wanita sering merasa kedinginan baik sebelum dan setelah hot flashes.
T: Apakah boleh melakukan tes pap smear saat datang bulan?
J: Tes pap smear jarang sekali dilakukan saat seorang wanita mengalami datang bulan, meskipun datang bulan tidak mempengaruhi hasil tes pap smear, tetapi darah saat datang bulan dapat mempengaruhi hasil tes normal karena sel-sel abnormal pada mulut rahim sulit untuk diamati.
Sebaiknya Anda melakukan tes pap smear diantara sepuluh atau dua puluh hari setelah datang bulan. Jangan sekali-kali menggunakan jenis-jenis perawatan MissV, menyemprotkan air pada MissV, ataupun memasukkan spermasida (seperti foam, jeli, film, atau tablet) sekitar dua hari sebelum melakukan tes pap smear karena hal tersebut dapat menghilangkan atau mempersulit tes pada sel-sel abnormal.
T: Mengapa saya selalu merasa sakit pada Gastrointestinal saat datang bulan? Rasa sakit pada gastrointestinal saat datang bulan pada wanita sudah umum terjadi. Namun penelitian masih meragukan hubungan psikologis wanita dengan rasa sakit pada gastrointestinal (GI) dan sistem menstruasi. Sebuah hipotesis menyatakan bahwa saluran GI merespon perubahan tingkat hormon, seperti progesterone, yang menyebabkan pembengkakan, diare, dan/atau konstipasi (sembelit) selama siklus menstruasi.
Selain itu selama siklus datang bulan wanita, prostaglandin yang dikenal sebagai kondisi iritasi yang serius diproduksi dalam jumlah banyak (hormon prostaglandin adalah hormon yang menyerupai sebuah substansi yang secara langsung mempengaruhi kerja jaringan kapan saja terjadi berkontraksi sehingga menyebabkan timbulnya kram perut).
Ada beberapa obat yang direkomondasikan untuk meredakan sakit saat datang bulan dan dapat mengatasi iritasi pada GI misalnya, jenis NSAIDS: NonSteroidal Anti-Inflammatory Drugs, seperti ibuprofen. Sebuah kajian yang khusus membahas masalah ini telah diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology pada Oktober 1998 yang menunjukkan wanita yang mengalami sindrom iritasi perut atau juga dikenal dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS), dan juga disebut Inflammatory Bowel Disease (IBD) seperti penyakit Crohn atau ulcerative colitis lebih sering terjadi pada wanita yang mengalami masalah pencernaan dibandingkan pada wanita yang menderita masalah perut serius.
Semua wanita yang mengalami iritasi pada GI selama siklus datang bulan tidak mengalami IBS ataupun IBD, meskipun harus selalu memeriksakan diri jika terdapat gejala yang serius.
Berikut ini beberapa web sites yang membahas masalah tersebut yaitu: American College of Gastroenterology National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) The American Gastroenterological Association.
Wanita yang mengalami dysmenorrhea (kram perut selama siklus datang bulan) cenderung mengalami masalah fungsi usus. Tetapi Anda dapat meminimalkan rasa tidak nyaman selama siklus datang bulan tersebut dengan:
- Menyeleksi dan memilih makanan yang Anda konsumsi selama siklus datang bulan
- Konsumsilah biji-bijian kaya serat, seperti roti olahan gandum 100% atau beras merah, dan banyak makan sayur, kurangi konsumsi gula, garam, makanan pedas, serta kafein.
- ” De-stressing”(kurangi stres)
- Selalu melakukan teknik-teknik penenangan diri, seperti melakukan meditasi, yoga, ataupun hanya berbagi rasa dengan seseorang
- Berolahragalah secara rutin Olah raga secara rutin dapat mengurangi strees dan membantu sistem pencernaan Anda berfungsi lebih baik.
- Menghindari pemakaian obat diet misalnya Acutrim, karena mengandung mineral yang tidak baik untuk tubuh (Tim Kapanlagi.com)
Read More......
Efek Sunat Terhadap Seks
Pada beberapa studi awal untuk mempelajari efek sunat terhadap fungsi seksual, dua penelitian terbaru memberikan hasil yang berlawanan dan memberikan bukti untuk mendukung kedua pihak yang berdebat mengenai prosedur ini. Dalam sebuah penelitian, para peneliti dari University of North Carolina yang dipimpin oleh Dr. Kenneth Fink menunjukkan bahwa pria dewasa yang melakukan sunat melaporkan penurunan baik pada fungsi ereksi dan sensitivitas penis setelah prosedur tersebut.
Sementara pada penelitian lain, berdasarkan hasil dari kelompok pasien yang lebih kecil, Dr. Sean Collins dari Louisiana State University dan timnya menemukan bahwa pria dewasa yang baru saja disunat melaporkan tidak adanya perbedaan pada fungsi seksual setelah prosedur tersebut.
Fink dan timnya juga mencatat, meskipun melaporkan penurunan dalam fungsi seksual mereka, 62% pria tersebut mengatakan kalau mereka puas dengan hasil prosedur ini. Dalam dua penelitiannya, kebanyakan pria menjalani prosedur ini untuk perawatan kondisi medisnya, seperti fimosis, suatu kondisi dimana kulit luar tidak dapat ditarik melewati kepala penis.
Akhir-akhir ini, sebuah perdebatan berlangsung mengenai prosedur ini, dengan satu pihak menekankan penurunan jumlah infeksi dan PMS diantara pria yang disunat dan di pihak lain menekankan rasa sakit serta stress yang ditimbulkan terhadap seorang bayi saat di sunat, selain komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh prosedur ini. Saat ini the American Academy of Pediatrics menganggap keuntungan medis potensial dari sunat pada pria tidaklah terlalu penting untuk sampai direkomendasikan agar semua anak laki-laki disunat.
Pada penelitian yang dilakukan oleh Fink dan timnya, para peneliti meneliti 123 pria yang telah disunat untuk membandingkan fungsi dan kenikmatan seksual yang mereka rasakan sebelum dan sesudah di sunat, sementara penelitian Collins dan rekan-rekannya berdasarkan survei terhadap 15 pria yang dilakukan sunat pada saat sebelum dan 12 minggu setelah prosedur.
Berkomentar terhadap penelitian Collins kepada Reuters Health, Fink menjelaskan kalau berbicara kepada pasien sebelum dan setelah prosedur merupakan cara yang lebih baik untuk mengukur perubahan, tapi kalau hanya terhadap 15 pasien merupakan jumlah yang terlalu kecil untuk mendeteksi apapun kecuali perbedaan ukuran.
Fink menambahkan bahwa kedua penelitian ini memiliki kelemahan yaitu mereka meneliti perubahan fungsi seksual pada orang dewasa setelah melakukan sunat dimana, pada banyak kasus, melakukan sunat untuk memperbaiki masalah medis mereka. Konsekuensinya, Fink menjelaskan bahwa laporan seorang pria akan kenikmatan dan fungsi seksualnya mungkin dipengaruhi oleh kondisi medis yang ditandai oleh sunat.
Dengan alasan ini, Fink mengatakan, seseorang dapat menduga para partisipan penelitian untuk melaporkan peningkatan dalam fungsi seks setelah disunat, yang bisa jadi disebabkan perbaikan kondisi medisnya. Namun, penurunan fungsi seksual, seperti yang dilaporkan dalam penelitian Fink, menunjukkan kalau mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi perubahan ini, katanya.
Sebagai penjelasan mengenai mengapa pria dalam penelitiannya melaporkan kepuasaan yang tinggi meskipun ada penurunan dalam fungsi seksualnya, Fink mengatakan kalau beberapa orang merasa senang akan penurunan sensitifitasnya, yang memungkinkan mereka untuk menunda orgasme dan lebih baik dalam memuaskan pasangannya. Fink mencatat kalau laporan pria akan kepuasaan seksualnya tergantung banyak faktor. “Ini berarti berbeda untuk tiap pria,” katanya, “Secara keseluruhan, tampaknya cukup berharga bagi mereka untuk menjalani sunat ini.”
Fink menekankan kalau penelitian mengenai sunat pada orang dewasa tidaklah dapat langsung diaplikasikan pada bayi yang baru lahir. Tapi mungkin dapat menjadi pertimbangan orang tua saat memutuskan untuk menyunat anaknya. (klinikpria.com)
Read More......
Sementara pada penelitian lain, berdasarkan hasil dari kelompok pasien yang lebih kecil, Dr. Sean Collins dari Louisiana State University dan timnya menemukan bahwa pria dewasa yang baru saja disunat melaporkan tidak adanya perbedaan pada fungsi seksual setelah prosedur tersebut.
Fink dan timnya juga mencatat, meskipun melaporkan penurunan dalam fungsi seksual mereka, 62% pria tersebut mengatakan kalau mereka puas dengan hasil prosedur ini. Dalam dua penelitiannya, kebanyakan pria menjalani prosedur ini untuk perawatan kondisi medisnya, seperti fimosis, suatu kondisi dimana kulit luar tidak dapat ditarik melewati kepala penis.
Akhir-akhir ini, sebuah perdebatan berlangsung mengenai prosedur ini, dengan satu pihak menekankan penurunan jumlah infeksi dan PMS diantara pria yang disunat dan di pihak lain menekankan rasa sakit serta stress yang ditimbulkan terhadap seorang bayi saat di sunat, selain komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh prosedur ini. Saat ini the American Academy of Pediatrics menganggap keuntungan medis potensial dari sunat pada pria tidaklah terlalu penting untuk sampai direkomendasikan agar semua anak laki-laki disunat.
Pada penelitian yang dilakukan oleh Fink dan timnya, para peneliti meneliti 123 pria yang telah disunat untuk membandingkan fungsi dan kenikmatan seksual yang mereka rasakan sebelum dan sesudah di sunat, sementara penelitian Collins dan rekan-rekannya berdasarkan survei terhadap 15 pria yang dilakukan sunat pada saat sebelum dan 12 minggu setelah prosedur.
Berkomentar terhadap penelitian Collins kepada Reuters Health, Fink menjelaskan kalau berbicara kepada pasien sebelum dan setelah prosedur merupakan cara yang lebih baik untuk mengukur perubahan, tapi kalau hanya terhadap 15 pasien merupakan jumlah yang terlalu kecil untuk mendeteksi apapun kecuali perbedaan ukuran.
Fink menambahkan bahwa kedua penelitian ini memiliki kelemahan yaitu mereka meneliti perubahan fungsi seksual pada orang dewasa setelah melakukan sunat dimana, pada banyak kasus, melakukan sunat untuk memperbaiki masalah medis mereka. Konsekuensinya, Fink menjelaskan bahwa laporan seorang pria akan kenikmatan dan fungsi seksualnya mungkin dipengaruhi oleh kondisi medis yang ditandai oleh sunat.
Dengan alasan ini, Fink mengatakan, seseorang dapat menduga para partisipan penelitian untuk melaporkan peningkatan dalam fungsi seks setelah disunat, yang bisa jadi disebabkan perbaikan kondisi medisnya. Namun, penurunan fungsi seksual, seperti yang dilaporkan dalam penelitian Fink, menunjukkan kalau mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi perubahan ini, katanya.
Sebagai penjelasan mengenai mengapa pria dalam penelitiannya melaporkan kepuasaan yang tinggi meskipun ada penurunan dalam fungsi seksualnya, Fink mengatakan kalau beberapa orang merasa senang akan penurunan sensitifitasnya, yang memungkinkan mereka untuk menunda orgasme dan lebih baik dalam memuaskan pasangannya. Fink mencatat kalau laporan pria akan kepuasaan seksualnya tergantung banyak faktor. “Ini berarti berbeda untuk tiap pria,” katanya, “Secara keseluruhan, tampaknya cukup berharga bagi mereka untuk menjalani sunat ini.”
Fink menekankan kalau penelitian mengenai sunat pada orang dewasa tidaklah dapat langsung diaplikasikan pada bayi yang baru lahir. Tapi mungkin dapat menjadi pertimbangan orang tua saat memutuskan untuk menyunat anaknya. (klinikpria.com)
Read More......
Alpukat, Si Hijau yang Menyehatkan
Kita semua pasti mengenal alpukat, buah yang dagungnya hijau lunak, dengan rasa yang yummy .. hmmmm buah yang satu ini memang pas untuk segala hidangan sehat sehari-hari. Bukan hanya untuk jus, campuran es campur, puding namun ia bisa juga untuk campuran salad. Dimakan biasa pun OK.
Meski kulitnya yang tidak terlalu sempurna dibandingkan apel atau pear dan harganya murah, namun alpukat tak kalah 'sakti' dengan buah lainnya. Ia mampu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, karena alpukat merupakan satu-satunya buah yang kaya lemak, bahkan kadarnya lebih dari dua kali kandungan lemak dalam durian.
Walaupun demikian, kita tak perlu takut karena lemak alpukat termasuk lemak sehat, karena didominasikan asam lemak tak jenuh tunggal oleat yang bersifat antioksidan kuat. Lemak alpukat membantu menurunkan kadar "kolesterol jahat" LDL sambil menaikkan "kolesterol Baik" HDL, sehingga secara nyata menekan risiko stroke dan serangan jantung.
Kemampuan ini diperkuat oleh kandungan betakaroten, klorofil, vitamin E, dan vitamin B-kompleks yang berlimpah dalam alpukat. Pelaku vegetarian umumnya kurang optimal mendapatkan asupan lemak, karena mereka pantang daging (yang selalu kaya lemak). Selain mengharapkan kecukupan asupan lemak dari minyak goreng, alpukat bisa menjadi pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan lemak.
Lemak alpukat merupakan lemak sehat, sebagaimana yang terdapat dalam minyak zaitun. Selain mampu mengendalikan hipertensi, alpukat juga kaya mineral kalium, tapi rendah kandungan natriumnya. Perbandingan ini mendorong suasana basa di dalam tubuh kita.
Berkurangnya keasaman tubuh (darah dan jaringan) akan menekan munculnya penyakit akibat kondisi tubuh terlalu asam, seperti alergi, pusing, panik, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan. Karena kadar asam folat dan vitamin E-nya juga tinggi kalium alpukat lebih efektif dalam merendam hipertensi dan dapat membantu memperlancar aliran darah.
Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tapi berlimpah serat selulose. Faktor ini menjadikan alpukat dianjurkan sebagai bagian dari menu untuk mengendalikan diabetes. Nah yang utama, alpukat ternyata bagus banget buat kulit dan rambut.
Zat besi dan zat tembaga yang berlimpah membuat alpukat penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi. Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, kalium dan manganya menjadikan alpukat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dengan adanya asam folat dan vitamin B, serta vitamin-vitamin B lainnya, alpukat ideal untuk merangsang pembentukan jaringan kolagen.
Perlu anda tahu, bahwa kebiasaan menyantap alpukat segar tanpa dimasak sangat menguntungkan, karena zat gizi dan senyawa fitokimiawinya menjadi tetap utuh. Namun tetap harus diingat bahwa alpukat mengandung lemak yang bisa membuat berat badan tubuh kian bertambah.
Read More......
Meski kulitnya yang tidak terlalu sempurna dibandingkan apel atau pear dan harganya murah, namun alpukat tak kalah 'sakti' dengan buah lainnya. Ia mampu menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, karena alpukat merupakan satu-satunya buah yang kaya lemak, bahkan kadarnya lebih dari dua kali kandungan lemak dalam durian.
Walaupun demikian, kita tak perlu takut karena lemak alpukat termasuk lemak sehat, karena didominasikan asam lemak tak jenuh tunggal oleat yang bersifat antioksidan kuat. Lemak alpukat membantu menurunkan kadar "kolesterol jahat" LDL sambil menaikkan "kolesterol Baik" HDL, sehingga secara nyata menekan risiko stroke dan serangan jantung.
Kemampuan ini diperkuat oleh kandungan betakaroten, klorofil, vitamin E, dan vitamin B-kompleks yang berlimpah dalam alpukat. Pelaku vegetarian umumnya kurang optimal mendapatkan asupan lemak, karena mereka pantang daging (yang selalu kaya lemak). Selain mengharapkan kecukupan asupan lemak dari minyak goreng, alpukat bisa menjadi pilihan lain untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan lemak.
Lemak alpukat merupakan lemak sehat, sebagaimana yang terdapat dalam minyak zaitun. Selain mampu mengendalikan hipertensi, alpukat juga kaya mineral kalium, tapi rendah kandungan natriumnya. Perbandingan ini mendorong suasana basa di dalam tubuh kita.
Berkurangnya keasaman tubuh (darah dan jaringan) akan menekan munculnya penyakit akibat kondisi tubuh terlalu asam, seperti alergi, pusing, panik, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan. Karena kadar asam folat dan vitamin E-nya juga tinggi kalium alpukat lebih efektif dalam merendam hipertensi dan dapat membantu memperlancar aliran darah.
Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tapi berlimpah serat selulose. Faktor ini menjadikan alpukat dianjurkan sebagai bagian dari menu untuk mengendalikan diabetes. Nah yang utama, alpukat ternyata bagus banget buat kulit dan rambut.
Zat besi dan zat tembaga yang berlimpah membuat alpukat penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi. Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, kalium dan manganya menjadikan alpukat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dengan adanya asam folat dan vitamin B, serta vitamin-vitamin B lainnya, alpukat ideal untuk merangsang pembentukan jaringan kolagen.
Perlu anda tahu, bahwa kebiasaan menyantap alpukat segar tanpa dimasak sangat menguntungkan, karena zat gizi dan senyawa fitokimiawinya menjadi tetap utuh. Namun tetap harus diingat bahwa alpukat mengandung lemak yang bisa membuat berat badan tubuh kian bertambah.
Read More......
Air Putih dan Kesehatan
"Mengapa kita harus banyak mengkonsumsi air putih?", jika itu pertanyaan yang selama ini bermain di benak anda, maka hiruplah nafas dalam-dalam dan berdoalah sebelum anda membaca artikel ini. Jawabnya cukup mengerikan namun anda tak perlu bersembunyi, yang perlu anda lakukan hanyalah mengisi gelas dengan air putih dan minum sebanyak-banyaknya.
Sejak pertama kali mempelajari biologi, anda pasti mengatahui bahwa 80 persen tubuh manusia terdiri dari air. Bahkan ada dua bagian tubuh manusia yang memiliki kadar air di atas 80 persen dimana keduanya memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, yaitu Otak dan Darah. Otak memiliki komponen air sebanyak 90 persen, sementara darah memiliki komponen air 95 persen.
Untuk menjaga kesehatannya, manusia normal wajib mengkonsumsi air putih minimal 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Namun ukuran ini tidak berlaku pada anda yang hobby merokok, sebaliknya anda harus mengkonsumsi air putih lebih dari 2 liter perhari. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh, misalnya air seni, keringat, pernapasan dan sekresi.
Setelah anda mengetahui berapa banyak air yang wajib kita konsumsi perharinya, marilah kita bayangkan apa jadinya bila anda melanggar aturan tersebut atau dalam bahasa sederhananya, anda minum kurang dari 2 liter air putih perhari. Jawabnya yaitu, tubuh akan menyeimbangkan diri.
Tubuh akan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dimulai dari komponen yang paling dekat, darah. Lantaran air dalam darah disedot untuk keperluan tubuh, maka darah akan menjadi kental sehingga perjalanannya ke seluruh tubuh menjadi kurang lancar.
Pada proses ini, ginjal akan sangat menderita. Dalam menjalankan tugasnya menyaring racun dari darah, ia akan mengalami kesulitan saat harus menyaring darah yang kental. Tak jarang darah ini akan menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.
Berbahaya? Tergantung .. tapi yang jelas air seni anda akan berwarna kemerahan, sebagai pertanda mulai bocornya saringan ginjal. Jika anda tetap 'cuek' dan tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kebocoran ini, saya sarankan untuk menyiapkan Rp400.000 rupiah seminggu. Untuk apa? tentu saja untuk cuci darah.
Nah sekarang anda bisa menyimpulkan apakah kebocoran saringan ginjal termasuk hal berbahaya atau tidak, tapi percayalah saya enggan membayangkan memberikan amplop berisi Rp 400.000 pada dokter tiap 7 hari sekali. Jika ditabung selama satu tahun, bayangkan berapa banyak uang yang akan mengisi pundi-pundi anda.
Seperti halnya saya, anda tentu mulai ketakutan bukan, namun tetaplah fokus dan lanjutkan membaca artikel ini, karena ternyata masih ada yang lebih berbahaya lagi. Masih ingat darah yang mengental karena airnya disedot untuk keperluan tubuh?
Nah saat darah ini mengalir lewat otak, perjalanannya pun juga tak lancarsama halnya saat ia melewati ginjal. Akibatnya otak tidak lagi "encer" .. kebayang kan apa yang dimaksud otak tidak encer? tapi sebelum pikiran anda melayang jauh, kembalilah ke deretan kalimat di bawah ini.
Sel-sel otak adalah organ yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen. Terhalangnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bila anda juga mengidap penyakit jantung, maka sempurnalah penderitaan anda dengan adanya serangan stroke .. hmm kedengarannya seram ya?
Demikianlah apa yang bisa saya sajikan, maaf jika saya membuat anda berkeringat dingin. Tapi sekarang anda bisa menarik nafas lega sebab kita menuju akhir dari artikel ini. Sekarang segala keputusan ada di tangan anda, mulai mengkonsumsi 8 gelas air putih perhari atau mempersiapkan diri untuk menjalani penderitaan duniawi .. its up to u .. !!
Read More......
Sejak pertama kali mempelajari biologi, anda pasti mengatahui bahwa 80 persen tubuh manusia terdiri dari air. Bahkan ada dua bagian tubuh manusia yang memiliki kadar air di atas 80 persen dimana keduanya memiliki peran penting bagi kehidupan manusia, yaitu Otak dan Darah. Otak memiliki komponen air sebanyak 90 persen, sementara darah memiliki komponen air 95 persen.
Untuk menjaga kesehatannya, manusia normal wajib mengkonsumsi air putih minimal 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Namun ukuran ini tidak berlaku pada anda yang hobby merokok, sebaliknya anda harus mengkonsumsi air putih lebih dari 2 liter perhari. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh, misalnya air seni, keringat, pernapasan dan sekresi.
Setelah anda mengetahui berapa banyak air yang wajib kita konsumsi perharinya, marilah kita bayangkan apa jadinya bila anda melanggar aturan tersebut atau dalam bahasa sederhananya, anda minum kurang dari 2 liter air putih perhari. Jawabnya yaitu, tubuh akan menyeimbangkan diri.
Tubuh akan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dimulai dari komponen yang paling dekat, darah. Lantaran air dalam darah disedot untuk keperluan tubuh, maka darah akan menjadi kental sehingga perjalanannya ke seluruh tubuh menjadi kurang lancar.
Pada proses ini, ginjal akan sangat menderita. Dalam menjalankan tugasnya menyaring racun dari darah, ia akan mengalami kesulitan saat harus menyaring darah yang kental. Tak jarang darah ini akan menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.
Berbahaya? Tergantung .. tapi yang jelas air seni anda akan berwarna kemerahan, sebagai pertanda mulai bocornya saringan ginjal. Jika anda tetap 'cuek' dan tidak melakukan sesuatu untuk menghentikan kebocoran ini, saya sarankan untuk menyiapkan Rp400.000 rupiah seminggu. Untuk apa? tentu saja untuk cuci darah.
Nah sekarang anda bisa menyimpulkan apakah kebocoran saringan ginjal termasuk hal berbahaya atau tidak, tapi percayalah saya enggan membayangkan memberikan amplop berisi Rp 400.000 pada dokter tiap 7 hari sekali. Jika ditabung selama satu tahun, bayangkan berapa banyak uang yang akan mengisi pundi-pundi anda.
Seperti halnya saya, anda tentu mulai ketakutan bukan, namun tetaplah fokus dan lanjutkan membaca artikel ini, karena ternyata masih ada yang lebih berbahaya lagi. Masih ingat darah yang mengental karena airnya disedot untuk keperluan tubuh?
Nah saat darah ini mengalir lewat otak, perjalanannya pun juga tak lancarsama halnya saat ia melewati ginjal. Akibatnya otak tidak lagi "encer" .. kebayang kan apa yang dimaksud otak tidak encer? tapi sebelum pikiran anda melayang jauh, kembalilah ke deretan kalimat di bawah ini.
Sel-sel otak adalah organ yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen. Terhalangnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bila anda juga mengidap penyakit jantung, maka sempurnalah penderitaan anda dengan adanya serangan stroke .. hmm kedengarannya seram ya?
Demikianlah apa yang bisa saya sajikan, maaf jika saya membuat anda berkeringat dingin. Tapi sekarang anda bisa menarik nafas lega sebab kita menuju akhir dari artikel ini. Sekarang segala keputusan ada di tangan anda, mulai mengkonsumsi 8 gelas air putih perhari atau mempersiapkan diri untuk menjalani penderitaan duniawi .. its up to u .. !!
Read More......
Anggur Merah, Rahasia Panjang Umur
Sebuah campuran yang terdiri dari bahan minuman anggur merah ternyata mampu menjadi sebuah minuman yang menyehatkan dan disebut mampu sebagai sebuah penguak tabir panjang usianya seseorang. Demikian kesimpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh David Sinclair dari Harvard Medical School (Boston).
Para peneliti menemukan kenyataan bahwa aksi `resveratrol` pada buah dan sutra sama dengan aksi yang dikenal sebagai metode untuk memperpanjang hidup para binatang termasuk monyet. Hasil penemuan inilah yang membuka kemungkinan orang biasa mendapatkan sebuah pil yang bisa menguntungkan bagi diet dan memperpanjang usia.
"Kami menemukan bahwa senyawa kimia yang bisa memperpanjang harapan hidup disetiap organisme," ujar David Sinclair, pimpinan penelitian. "Besar harapan kami untuk segera melihat sebuah molekul yang bisa mengatasi ancaman penyakit lanjut usia seperti diabetes."
Sinclair dan rekannya dari Universitas Connecticut dan Universitas Brown Rhode Island mengatakan mereka kini sedang mencari kombinasi campuran yang bisa berdampak pada pembatasan kalori pada tubuh. Para ilmuwan kini memofuskan perhartian pada molekul yang disebut dengan `Sir2` yang didapat dari protein atau sirtuins.
Molekul ini banyak ditemukan di bakteri dan bisa digunakan untuk melawan dampak penuaan. "Kami tengah mencari molekul yang mampu aktif seperti pada sirtuin protein," jelas Sinclair. Tahun silam ia melaporkan bahwa senyawa kimia resveratrol mampu memperpanjang usia. Kini Sinclair melakukan percobaa pada buah yang bisa berbagi pada proses biologis pada manusia.
"Jika kami berikan campuran ini kepada binatang maka mereka akan bertambah panjang usianya dan lebih sehat," ujarnya. Sejauh ini Sinclair sedang mengembangkan `Sirtris` dalam bentuk pil yang disebut dengan `Longevinex`. Ia telah melakukan pengetesan campuran ini pada tikus yang disebut-sebut sangat dekat hubunganya dengan manusia.
"Jika bekerja dengan baik di tikus maka saya sangat percaya bias bekerja pada manusia," tekadnya. Ia menolak anggapan bahwa ia ingin memasarkan formula itu dalam bentuk pil. Ia mengatakan apa yang ia lakukan hanyalah berupaya menemukan molekul yang bisa memperpanjang kesehatan manusia dan tidak hanya sekedar lebih lama hidupnya.
Read More......
Para peneliti menemukan kenyataan bahwa aksi `resveratrol` pada buah dan sutra sama dengan aksi yang dikenal sebagai metode untuk memperpanjang hidup para binatang termasuk monyet. Hasil penemuan inilah yang membuka kemungkinan orang biasa mendapatkan sebuah pil yang bisa menguntungkan bagi diet dan memperpanjang usia.
"Kami menemukan bahwa senyawa kimia yang bisa memperpanjang harapan hidup disetiap organisme," ujar David Sinclair, pimpinan penelitian. "Besar harapan kami untuk segera melihat sebuah molekul yang bisa mengatasi ancaman penyakit lanjut usia seperti diabetes."
Sinclair dan rekannya dari Universitas Connecticut dan Universitas Brown Rhode Island mengatakan mereka kini sedang mencari kombinasi campuran yang bisa berdampak pada pembatasan kalori pada tubuh. Para ilmuwan kini memofuskan perhartian pada molekul yang disebut dengan `Sir2` yang didapat dari protein atau sirtuins.
Molekul ini banyak ditemukan di bakteri dan bisa digunakan untuk melawan dampak penuaan. "Kami tengah mencari molekul yang mampu aktif seperti pada sirtuin protein," jelas Sinclair. Tahun silam ia melaporkan bahwa senyawa kimia resveratrol mampu memperpanjang usia. Kini Sinclair melakukan percobaa pada buah yang bisa berbagi pada proses biologis pada manusia.
"Jika kami berikan campuran ini kepada binatang maka mereka akan bertambah panjang usianya dan lebih sehat," ujarnya. Sejauh ini Sinclair sedang mengembangkan `Sirtris` dalam bentuk pil yang disebut dengan `Longevinex`. Ia telah melakukan pengetesan campuran ini pada tikus yang disebut-sebut sangat dekat hubunganya dengan manusia.
"Jika bekerja dengan baik di tikus maka saya sangat percaya bias bekerja pada manusia," tekadnya. Ia menolak anggapan bahwa ia ingin memasarkan formula itu dalam bentuk pil. Ia mengatakan apa yang ia lakukan hanyalah berupaya menemukan molekul yang bisa memperpanjang kesehatan manusia dan tidak hanya sekedar lebih lama hidupnya.
Read More......
Jangan Remehkan Insomnia..!!!
Anda sering mengalami gangguan susah tidur? Saat semua orang menikmati istirahat panjang di malam hari, anda justru tetap terjaga? Kalau anda menjawab YA, maka mulailah menganggap bahwa ini adalah hal serius. Jangan sekali-kali meremehkannya, karena gangguan tidur berpotensi menyebabkan kematian.
Menurut Dr Olga Parra yang melakukan penelitian bersama tim peneliti dari University Hospital Barcelona, Spanyol, kesulitan tidur atau 'sleep apnea' bisa berdampak pada naiknya resiko stroke yang mengakibatkan kematian. Kesulitan selama tidur kemungkinan disebabkan oleh adanya gangguan secara berkala saat mengambil nafas.
Ini bisa menjadi resiko baru sebuah kematian yang disebabkan oleh stroke. Kesulitan untuk tidur atau 'sleep apnea' diperkirakan dialami hampir 20% orang dan setidaknya gangguan pernafasan itu mengalami masa interval 10 detik atau lebih yang bisa dialami selama 300 kali dalam semalam.
Dalam penelitiannya, Dr Olga Parra melibatkan 161 pasien penderita stroke untuk melihat hubungan antara resiko stroke dengan 'sleep apnea'. "Penelitian kami merupakan kali pertama yang menyebut adanya hubungan antara 'sleep apnea' dan stroke yang bisa menimbulkan kematian," ujarnya. Hubungan itu sangat jelas dimana 'sleep apnea' merupakan gangguan pernafasan selama tidur karena terhambatnya aliran udara.
Dr Olga Parra mulai melakukan monitoring atas penderita stroke setelah pihak rumah sakit mendapati kenyataan adanya pasien yang mengalami stroke setelah mengalami gangguan selama tidur. Selama hampir 30 bulan melakukan penelitian, Dr Olga Parra menghadapi kenyataan bahwa 22 dari 161 pasien meninggal dunia.
Setengah dari 22 pasien itu mengalami serangan stroke tahap kedua. Pasien yang paling tinggi dari 161 pasien itu adalah penderita 'sleep apnea' dan menduduki resiko paling tinggi mengalami stroke. Demikian kesimpulan tim pimpinan Dr Olga Parra yang dipublikasikan oleh the European Respiratory Journal.
Stroke merupakan penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan terjadi jika aliran darah ke otak mengalami hambatan. Karena mengalami hambatan maka aliran oksigen tidak bisa mengalir ke otak. Menurut WHO di tahun 2002 silam diperkirakan 5.5 juta orang meninggal diseluruh dunia karena stroke.
Mengomentari hasil penelitian Dr Olga Parra itu, Ludger Grote dari Sahlgrenska Hospital, Swedia, mengatakan penelitian itu membuat orang makin memahami peran 'sleep apnea' pada pasien penderita stroke. "Studi Dr Olga Parra memperjelas potensi sleep apnea pada penderita stroke. Hal itu bisa menjadi sebuah pertimbangan untuk melihat implikasi untuk melakukan manajemen stroke."
Kini Dr Olga Parra akan menyebarluaskan hasil studi mereka ke pusat rehabilitasi 'sleep apnea' diseluruh Spanyol untuk mengurangi angka kematian akibat stroke. Lima tahun kedepan Dr Olga Parra berharap bisa dimunculkan hasil studi yang baru.
Read More......
Menurut Dr Olga Parra yang melakukan penelitian bersama tim peneliti dari University Hospital Barcelona, Spanyol, kesulitan tidur atau 'sleep apnea' bisa berdampak pada naiknya resiko stroke yang mengakibatkan kematian. Kesulitan selama tidur kemungkinan disebabkan oleh adanya gangguan secara berkala saat mengambil nafas.
Ini bisa menjadi resiko baru sebuah kematian yang disebabkan oleh stroke. Kesulitan untuk tidur atau 'sleep apnea' diperkirakan dialami hampir 20% orang dan setidaknya gangguan pernafasan itu mengalami masa interval 10 detik atau lebih yang bisa dialami selama 300 kali dalam semalam.
Dalam penelitiannya, Dr Olga Parra melibatkan 161 pasien penderita stroke untuk melihat hubungan antara resiko stroke dengan 'sleep apnea'. "Penelitian kami merupakan kali pertama yang menyebut adanya hubungan antara 'sleep apnea' dan stroke yang bisa menimbulkan kematian," ujarnya. Hubungan itu sangat jelas dimana 'sleep apnea' merupakan gangguan pernafasan selama tidur karena terhambatnya aliran udara.
Dr Olga Parra mulai melakukan monitoring atas penderita stroke setelah pihak rumah sakit mendapati kenyataan adanya pasien yang mengalami stroke setelah mengalami gangguan selama tidur. Selama hampir 30 bulan melakukan penelitian, Dr Olga Parra menghadapi kenyataan bahwa 22 dari 161 pasien meninggal dunia.
Setengah dari 22 pasien itu mengalami serangan stroke tahap kedua. Pasien yang paling tinggi dari 161 pasien itu adalah penderita 'sleep apnea' dan menduduki resiko paling tinggi mengalami stroke. Demikian kesimpulan tim pimpinan Dr Olga Parra yang dipublikasikan oleh the European Respiratory Journal.
Stroke merupakan penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan terjadi jika aliran darah ke otak mengalami hambatan. Karena mengalami hambatan maka aliran oksigen tidak bisa mengalir ke otak. Menurut WHO di tahun 2002 silam diperkirakan 5.5 juta orang meninggal diseluruh dunia karena stroke.
Mengomentari hasil penelitian Dr Olga Parra itu, Ludger Grote dari Sahlgrenska Hospital, Swedia, mengatakan penelitian itu membuat orang makin memahami peran 'sleep apnea' pada pasien penderita stroke. "Studi Dr Olga Parra memperjelas potensi sleep apnea pada penderita stroke. Hal itu bisa menjadi sebuah pertimbangan untuk melihat implikasi untuk melakukan manajemen stroke."
Kini Dr Olga Parra akan menyebarluaskan hasil studi mereka ke pusat rehabilitasi 'sleep apnea' diseluruh Spanyol untuk mengurangi angka kematian akibat stroke. Lima tahun kedepan Dr Olga Parra berharap bisa dimunculkan hasil studi yang baru.
Read More......
Hindari Berpakaian Ketat Saat Tidur
Pakaian tidur atau piyama hampir selalu berpotongan longgar. Hal itu memang sengaja untuk kenyamanan tidur kita. Tetapi ada alasan yang lebih ilmiah dikemukakan Dr. Maruyama dari Sapparo, Jepang. Bahkan menurutnya selagi tidur sebaiknya tidak menggunakan pakaian dalam yang biasanya ketat di badan.
Katanya, pakaian yang menekan perut atau dada, bisa menekan saraf sehingga akan memengaruhi fungsi organ yang bersangkutan. Berdasarkan eksperimen, hal itu dapat menimbulkan berbagai kelainan, seperti diare, sembelit, pusing dan gatal. Dr. Bunkichi dari Tokyo, Jepang, juga mendukung pendapat Dr. Maruyama.
Katanya, wanita yang memakai celana dalam/BH selagi tidur, apalagi secara ketat, dapat mengalami alergi saluran pernapasan, serta mengganggu kegiatan seharian. Penderita penyakit itu kian meningkat. Misalnya, jumlah penderita alergi saluran pernapasan tahun 1991 lebih banyak dari 1990. Peningkatan ini akibat pakaian dalam yang semakin ketat.
Para konsumen semakin banyak yang meminta pakaian dalam ketat terdorong oleh keinginan mereka untuk menampakkan melangsingkan tubuh. Sebagaimana diketahui, wanita yang ingin kurus lebih banyak daripada yang ingin gemuk. Ini otomatis memancing produsen untuk lebih banyak memproduksi pakaian dalam yang ketat.
Memang menurut ahli kosmetik, besarnya payudara/panggul, misalnya, dapat ditekan hingga 25% dengan pakaian dalam yang ketat. Padahal itu hanya bersifat semu. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kelangsingan tubuh. Malah jika tidak dinetralisir, dapat merusak garis-garis pada kulit.
Semua itu hanya propaganda produsen yang berorientasi keuntungan besar dengan memanfaatkan konsumen yang ingin berpenampilan sesuai dengan mode yang sedang ngetrend. Sebenarnya banyak ahli kedokteran yang menyarankan, agar wanita seharian tidak memakai pakaian dalam. Tapi karena tidak mungkin, apalagi menurut sebagian ahli kosmetik hal ini dapat meloyokan payudara/panggul.
Terlepas dari eksperimen itu, oleh sebagian ahli dokteran, konsep itu memang rasional. Logikanya ketika Anda menolong teman yang baru saja tenggelam, tentu pertolongan awal yang diberikan ialah membuka segala yang menjerat tubuh, termasuk pakaian dalam. Ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap sistem pernapasan.
Sebenarnya dengan melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, kita akan memperoleh keuntungan, yaitu :
1. Sirkulasi darah, termasuk di sekitar pakaian dalam, akan lebih baik, lebih lancar dan lebih sempurna.
2. Elastisitas tubuh akan lebih lentur, hingga dapat membuat tidur lebih tenang atau lebih nyenyak.
3. Kehangatan tubuh lebih alami. Kini timbul kesan, dengan pakaian dalam,kehangatan tubuh akan meningkat. Ini salah. Justru tanpa pakaian dalam, tubuh akan lebih mudah dihangatkan.
4. Kehalusan kulit akan lebih baik, meskipun dalam kapasitas sangat kecil (baru dapat dirasakan beberapa bulan kemudian). Ini karena kulit memperoleh oksigen yang lebih banyak/lebih lancar. Bagi mereka yang kurang pandai/terampil menjaga kesehatan, melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, lebih ditekankan.
Soalnya untuk daerah tropis, seperti di Indonesia, pakaian dalam dapat dengan mudah merangsang keringat membasahi tubuh. Sedangkan jika tidak diseka menjelang tidur akan memberi kesempatan pada mikroorganisme untuk beraksi pada kulit, yang berarti dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti kudis. (mydoc/tutut)
Apakah Berat Badan Mampu Pengaruhi Kesuburan?
Studi atas 1600 pria di Denmark menunjukan bahwa seorang pria yang memiliki tubuh terlalu kurus atau terlalu berat akan memiliki masalah dengan kesuburannya. Dr Tina Kold Jensen dari University of Southern Denmark menemukan bahwa berat badan menentukan reproduksi kualitas hormon sperma.
Menurut Dr Tina Kold Jensen pria yang memiliki tubuh kurus atau terlalu gemuk akan memliki kandungan sperma yang rendah sehingga tidak cukup untuk melakukan pembuahan. Untuk melakukan penelitian atas 1600 pria di Denmark itu, Dr Tina Jensen menggunakan `body mass index (BMI)` untuk menentukan berat badan dan dampak kualitas sperma.
Dalam sejumlah kasus, Dr Jensen mencatat bahwa pria yang terlalu gemuk atau terlalu kurus tidak cukup untuk memproduksi sperma yang baik bila dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal. Sebagai contoh pria yang berada dibawah atau diatas BMI akan memiliki jumlah sperma 20 juta permilimeter dan itu merupakan sebuah kondisi tidak normal.
Hasil penelitian tim pimpinan Dr Jensen ini dipublikasikan melalui the journal Fertility & Sterility. Menurut Dr Jensen, sejauh ini belum diketahui bagaimana cara memelihari berat badan agar tetap normal sebagai upaya untuk mencari peluang menjadi seorang ayah. Masalah berat badan dengan kesuburanh sebenarnya juga dialami oleh para wanita.
Dimana wanita yang cenderung memiliki berat badan berlebihan atau obesitas akan mengalami resiko ketidaknormalan masa mentruasi yang berhubungan erat dengan pembuahan.
Read More......
Katanya, pakaian yang menekan perut atau dada, bisa menekan saraf sehingga akan memengaruhi fungsi organ yang bersangkutan. Berdasarkan eksperimen, hal itu dapat menimbulkan berbagai kelainan, seperti diare, sembelit, pusing dan gatal. Dr. Bunkichi dari Tokyo, Jepang, juga mendukung pendapat Dr. Maruyama.
Katanya, wanita yang memakai celana dalam/BH selagi tidur, apalagi secara ketat, dapat mengalami alergi saluran pernapasan, serta mengganggu kegiatan seharian. Penderita penyakit itu kian meningkat. Misalnya, jumlah penderita alergi saluran pernapasan tahun 1991 lebih banyak dari 1990. Peningkatan ini akibat pakaian dalam yang semakin ketat.
Para konsumen semakin banyak yang meminta pakaian dalam ketat terdorong oleh keinginan mereka untuk menampakkan melangsingkan tubuh. Sebagaimana diketahui, wanita yang ingin kurus lebih banyak daripada yang ingin gemuk. Ini otomatis memancing produsen untuk lebih banyak memproduksi pakaian dalam yang ketat.
Memang menurut ahli kosmetik, besarnya payudara/panggul, misalnya, dapat ditekan hingga 25% dengan pakaian dalam yang ketat. Padahal itu hanya bersifat semu. Jadi sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kelangsingan tubuh. Malah jika tidak dinetralisir, dapat merusak garis-garis pada kulit.
Semua itu hanya propaganda produsen yang berorientasi keuntungan besar dengan memanfaatkan konsumen yang ingin berpenampilan sesuai dengan mode yang sedang ngetrend. Sebenarnya banyak ahli kedokteran yang menyarankan, agar wanita seharian tidak memakai pakaian dalam. Tapi karena tidak mungkin, apalagi menurut sebagian ahli kosmetik hal ini dapat meloyokan payudara/panggul.
Terlepas dari eksperimen itu, oleh sebagian ahli dokteran, konsep itu memang rasional. Logikanya ketika Anda menolong teman yang baru saja tenggelam, tentu pertolongan awal yang diberikan ialah membuka segala yang menjerat tubuh, termasuk pakaian dalam. Ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan terhadap sistem pernapasan.
Sebenarnya dengan melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, kita akan memperoleh keuntungan, yaitu :
1. Sirkulasi darah, termasuk di sekitar pakaian dalam, akan lebih baik, lebih lancar dan lebih sempurna.
2. Elastisitas tubuh akan lebih lentur, hingga dapat membuat tidur lebih tenang atau lebih nyenyak.
3. Kehangatan tubuh lebih alami. Kini timbul kesan, dengan pakaian dalam,kehangatan tubuh akan meningkat. Ini salah. Justru tanpa pakaian dalam, tubuh akan lebih mudah dihangatkan.
4. Kehalusan kulit akan lebih baik, meskipun dalam kapasitas sangat kecil (baru dapat dirasakan beberapa bulan kemudian). Ini karena kulit memperoleh oksigen yang lebih banyak/lebih lancar. Bagi mereka yang kurang pandai/terampil menjaga kesehatan, melepaskan pakaian dalam menjelang tidur, lebih ditekankan.
Soalnya untuk daerah tropis, seperti di Indonesia, pakaian dalam dapat dengan mudah merangsang keringat membasahi tubuh. Sedangkan jika tidak diseka menjelang tidur akan memberi kesempatan pada mikroorganisme untuk beraksi pada kulit, yang berarti dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti kudis. (mydoc/tutut)
Apakah Berat Badan Mampu Pengaruhi Kesuburan?
Studi atas 1600 pria di Denmark menunjukan bahwa seorang pria yang memiliki tubuh terlalu kurus atau terlalu berat akan memiliki masalah dengan kesuburannya. Dr Tina Kold Jensen dari University of Southern Denmark menemukan bahwa berat badan menentukan reproduksi kualitas hormon sperma.
Menurut Dr Tina Kold Jensen pria yang memiliki tubuh kurus atau terlalu gemuk akan memliki kandungan sperma yang rendah sehingga tidak cukup untuk melakukan pembuahan. Untuk melakukan penelitian atas 1600 pria di Denmark itu, Dr Tina Jensen menggunakan `body mass index (BMI)` untuk menentukan berat badan dan dampak kualitas sperma.
Dalam sejumlah kasus, Dr Jensen mencatat bahwa pria yang terlalu gemuk atau terlalu kurus tidak cukup untuk memproduksi sperma yang baik bila dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal. Sebagai contoh pria yang berada dibawah atau diatas BMI akan memiliki jumlah sperma 20 juta permilimeter dan itu merupakan sebuah kondisi tidak normal.
Hasil penelitian tim pimpinan Dr Jensen ini dipublikasikan melalui the journal Fertility & Sterility. Menurut Dr Jensen, sejauh ini belum diketahui bagaimana cara memelihari berat badan agar tetap normal sebagai upaya untuk mencari peluang menjadi seorang ayah. Masalah berat badan dengan kesuburanh sebenarnya juga dialami oleh para wanita.
Dimana wanita yang cenderung memiliki berat badan berlebihan atau obesitas akan mengalami resiko ketidaknormalan masa mentruasi yang berhubungan erat dengan pembuahan.
Read More......
Pola Tidur Dipengaruhi Gen
Para ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan bukti lebih banyak bahwa kebiasaan bangun pagi dan bangun siang, hal itu terjadi disebabkan oleh gen perorangan.
Peneliti mengatakan penemuan tersebut telah membantu memahami lebih baik bagaimana tubuh manusia bekerja, dan pengaruhnya dalam ganguan tidur.
Seperti kata orang, tidur lebih awal, bangun juga lebih awal. Namun dalam dunia peneliti masalah tidur, hal itupun bisa disebut sebagai penyakit, sama seperti gejala yang dirasakan orang yang sulit tidur dimalam hari.
Tubuh manusia bekerja dengan siklus 24 jam. Mekanisme alamiah ini dikenal dengan istilah ritme Circadian, yang menentukan berapa lama kita tidur dan kapan.
Para peneliti, termasuk ahli saraf Dr. Louis Ptacek dari The Howard Hughes Medical Institute, menemukan suatu kerusakan dalam gen yang dikenal sebagai Per2 yang mengatur ritme Circadian itu .
Dalam the Journal Nature, Dr. Ptacek dan rekannya pada Howard Hughes Institute, Universitas Califirnia di San Fransisco melaporkan penemuan mutasi gen yang lainnya pada gen lain yang dikenal sebagai CK1 Delta.
"Jika Anda bayangkan hal itu seperti perputaran roda-roda bergigi dalam jam, kalau gerakannya terlalu cepat mungkin ada masalah dalam salah satu roda atau dalam gen Per2, mungkin juga terjadi mutasi dalam roda yang berbeda, dalam kasus ini, CK1 Delta," jelas Dr. Ptacek yang menemukan adanya gen yang rusak dalam keluarga orang-orang yang bangun pagi.
Ketika gen tersebut dimasukkan kedalam tubuh tikus, binatang tersebut menunjukkan tingkah laku yang serupa. Ketika gen yang sama di suntikkan kepada lalat buah, itu mengacaukan ritme circadian mereka.
Dr. Ptacek mengatakan menggunakan gen yang sama untuk mempelajari tingkah laku spesies yang berbeda mungkin akan medorong penemuan mekanisme molekular yang terlibat dalam gangguan tidur. Ia memperkirakan 3 dari 10 orang memiliki beberapa bentuk ganguan tidur. Riset tentang gen yang mengatur jam tubuh dapat mengarah pada ditemukannya obat ganguan tidur pada orang-orang itu.
"Seiring bertambahnya usia, kita semua memiliki kecenderungan untuk tidur lebih awal dan bangun lebih dini. Dalam beberapa kasus, hal tersebut menjadi masalah bagi para manula yang terbangun ketika udara dingin, cuaca gelap dan kesepian. Jadi penemuan yang kita sebut normal dengan bertambahnya usia adalah contoh lain dimana obat yang membantu kita menyesuaikan jam tubuh kita mungkin akan memperbaiki kualitas hidup orang dengan lebih baik," tambah Dr. Ptacek.
Para peneliti mengatakan ke 6 anggota keluarga yang dipelajari itu karena bangun lebih awal juga menderita asma, depresi dan sakit kepala. Ilmuan percaya mungkin ada kaitan antara penyakit-penyakit tersebut dengan ganguan tidur.
Refleksiologi Tom Feroah dari Medical College of Winconsin di Milwaukee telah meneliti tikus-tikus yang hampir identik satu sama lainnya dan menyimpulkan berbagai perbedaan gen menyebabkan pola tidur yang berbeda.
Professor Feroah mengatakan tak mengherankan kalau orang-orang yang menderita ganguan tidur menderita berbagai penyakit. Ia mengatakan ritme Circadian mengatur rangkaian jam-jam kecil yang terdapat dalam tiap sel, yang akhirnya mengatur sistim kekebalan, pengaturan suhu, hormon dan fungsi-fungsi otak otak.
"Ada gabungan dari seluruh fungsi tubuh, dimana kita mencoba untuk tidur diluar kebiasaan, karena terbiasa dengan TV atau karena ada lampu yang hidup kita seakan-akan mengacaukan seluruh fungsi tubuh. Ini membuat kita merasa lebih tertekan dan tidak mampu juga melepaskan stress, dan tidak tidur dengan baik, tidak sembuh dengan normal kalau sakit dan memiliki kecenderungan menderita penyakit," jelas Feroah.
Orang-orang yang tidurnya tidak baik dan tidak bisa tidur lelap, menderita penyakit jantung lebih banyak, tekanan darah tinggi dan stroke, yang disebabkan gangguan pada system kekebalan,
Para peneliti berharap menemukan gen tidur lebih banyak. Studi laboratorium sejauh ini menunjukkan perubahan kecil pada gen CK1 Delta menenangkan kegiatan protein yang kelihatannya menggangu tidur. Ini mungkin kabar baik bagi orang yang tidak bisa memperoleh tidur malam yang baik. (voice/rit)
Read More......
Peneliti mengatakan penemuan tersebut telah membantu memahami lebih baik bagaimana tubuh manusia bekerja, dan pengaruhnya dalam ganguan tidur.
Seperti kata orang, tidur lebih awal, bangun juga lebih awal. Namun dalam dunia peneliti masalah tidur, hal itupun bisa disebut sebagai penyakit, sama seperti gejala yang dirasakan orang yang sulit tidur dimalam hari.
Tubuh manusia bekerja dengan siklus 24 jam. Mekanisme alamiah ini dikenal dengan istilah ritme Circadian, yang menentukan berapa lama kita tidur dan kapan.
Para peneliti, termasuk ahli saraf Dr. Louis Ptacek dari The Howard Hughes Medical Institute, menemukan suatu kerusakan dalam gen yang dikenal sebagai Per2 yang mengatur ritme Circadian itu .
Dalam the Journal Nature, Dr. Ptacek dan rekannya pada Howard Hughes Institute, Universitas Califirnia di San Fransisco melaporkan penemuan mutasi gen yang lainnya pada gen lain yang dikenal sebagai CK1 Delta.
"Jika Anda bayangkan hal itu seperti perputaran roda-roda bergigi dalam jam, kalau gerakannya terlalu cepat mungkin ada masalah dalam salah satu roda atau dalam gen Per2, mungkin juga terjadi mutasi dalam roda yang berbeda, dalam kasus ini, CK1 Delta," jelas Dr. Ptacek yang menemukan adanya gen yang rusak dalam keluarga orang-orang yang bangun pagi.
Ketika gen tersebut dimasukkan kedalam tubuh tikus, binatang tersebut menunjukkan tingkah laku yang serupa. Ketika gen yang sama di suntikkan kepada lalat buah, itu mengacaukan ritme circadian mereka.
Dr. Ptacek mengatakan menggunakan gen yang sama untuk mempelajari tingkah laku spesies yang berbeda mungkin akan medorong penemuan mekanisme molekular yang terlibat dalam gangguan tidur. Ia memperkirakan 3 dari 10 orang memiliki beberapa bentuk ganguan tidur. Riset tentang gen yang mengatur jam tubuh dapat mengarah pada ditemukannya obat ganguan tidur pada orang-orang itu.
"Seiring bertambahnya usia, kita semua memiliki kecenderungan untuk tidur lebih awal dan bangun lebih dini. Dalam beberapa kasus, hal tersebut menjadi masalah bagi para manula yang terbangun ketika udara dingin, cuaca gelap dan kesepian. Jadi penemuan yang kita sebut normal dengan bertambahnya usia adalah contoh lain dimana obat yang membantu kita menyesuaikan jam tubuh kita mungkin akan memperbaiki kualitas hidup orang dengan lebih baik," tambah Dr. Ptacek.
Para peneliti mengatakan ke 6 anggota keluarga yang dipelajari itu karena bangun lebih awal juga menderita asma, depresi dan sakit kepala. Ilmuan percaya mungkin ada kaitan antara penyakit-penyakit tersebut dengan ganguan tidur.
Refleksiologi Tom Feroah dari Medical College of Winconsin di Milwaukee telah meneliti tikus-tikus yang hampir identik satu sama lainnya dan menyimpulkan berbagai perbedaan gen menyebabkan pola tidur yang berbeda.
Professor Feroah mengatakan tak mengherankan kalau orang-orang yang menderita ganguan tidur menderita berbagai penyakit. Ia mengatakan ritme Circadian mengatur rangkaian jam-jam kecil yang terdapat dalam tiap sel, yang akhirnya mengatur sistim kekebalan, pengaturan suhu, hormon dan fungsi-fungsi otak otak.
"Ada gabungan dari seluruh fungsi tubuh, dimana kita mencoba untuk tidur diluar kebiasaan, karena terbiasa dengan TV atau karena ada lampu yang hidup kita seakan-akan mengacaukan seluruh fungsi tubuh. Ini membuat kita merasa lebih tertekan dan tidak mampu juga melepaskan stress, dan tidak tidur dengan baik, tidak sembuh dengan normal kalau sakit dan memiliki kecenderungan menderita penyakit," jelas Feroah.
Orang-orang yang tidurnya tidak baik dan tidak bisa tidur lelap, menderita penyakit jantung lebih banyak, tekanan darah tinggi dan stroke, yang disebabkan gangguan pada system kekebalan,
Para peneliti berharap menemukan gen tidur lebih banyak. Studi laboratorium sejauh ini menunjukkan perubahan kecil pada gen CK1 Delta menenangkan kegiatan protein yang kelihatannya menggangu tidur. Ini mungkin kabar baik bagi orang yang tidak bisa memperoleh tidur malam yang baik. (voice/rit)
Read More......
Mandi, Bikin Segar dan Sehat!
Menurut penelitian terbaru mandi ternyata tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stress, tapi mandi juga memiliki peranan penting meningkatkan sistem kekebalan, membantu kulit terhindar dari penyakit seperti eksema dan bahkan menyembuhkan masalah medis serius.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan penderita diabetes yang menghabiskan hanya setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen.
Penelitian terpisah di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita, membantu mereka menjalani test olahraga lebih baik dan mengurangi rasa sakit.
Apa manfaat mandi dan berapa lama anda sebaiknya mandi? Berikut beberapa petunjuk mandi asyik dan menyehatkan:
Mengeluarkan racun
Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.
Stress
Jika anda benar-benar mengalami stress, mandi air dingin akan menjadi jawaban yang tepat. Temperatur yang dianjurkan sekitar 12-18 derajat Celsius. Mandi air dingin sangat baik meredakan ketegangan, sebaliknya dari air hangat karena mandi air dingin dapat mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah.
Eksema
Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam atau gatal-gatal dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.
Infeksi
Infeksi yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam. Tambahkan pada air hangat dan berendam selama 15-20 menit.
Flu dan Sakit Kepala
Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai basuh dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.
Insomnia
Merendam kaki dalam air dingin sangat baik bagi anda yang memiliki masalah insomnia atau mereka yang memiliki masalah tidur. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, flu dan sembelit.
Sirkulasi
Cobalah merendam kaki secara bergantian antara air hangat dan air dingin jika anda mengalami masalah sirkulasi. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin. (mydoc/rit)
Read More......
Sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan penderita diabetes yang menghabiskan hanya setengah jam berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen.
Penelitian terpisah di Jepang menunjukkan 10 menit berendam dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung baik pria maupun wanita, membantu mereka menjalani test olahraga lebih baik dan mengurangi rasa sakit.
Apa manfaat mandi dan berapa lama anda sebaiknya mandi? Berikut beberapa petunjuk mandi asyik dan menyehatkan:
Mengeluarkan racun
Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.
Stress
Jika anda benar-benar mengalami stress, mandi air dingin akan menjadi jawaban yang tepat. Temperatur yang dianjurkan sekitar 12-18 derajat Celsius. Mandi air dingin sangat baik meredakan ketegangan, sebaliknya dari air hangat karena mandi air dingin dapat mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah.
Eksema
Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam atau gatal-gatal dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.
Infeksi
Infeksi yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam. Tambahkan pada air hangat dan berendam selama 15-20 menit.
Flu dan Sakit Kepala
Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai basuh dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.
Insomnia
Merendam kaki dalam air dingin sangat baik bagi anda yang memiliki masalah insomnia atau mereka yang memiliki masalah tidur. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, flu dan sembelit.
Sirkulasi
Cobalah merendam kaki secara bergantian antara air hangat dan air dingin jika anda mengalami masalah sirkulasi. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin. (mydoc/rit)
Read More......
01 April 2009
Jangan Pernah Menjilat Perangko/ Materai
Jangan pernah menjilat amplop atau perangko untuk merekatkannya.
Suatu hari seorang wanita yang bekerja disebuah kantor pos di California, merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah, melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.
Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya. Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun. Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray.
Ternyata ada sesuatu didalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil. Ketika dokter mengiris /membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar. Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.
Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hume menulis:
"Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya...... ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem, saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran didalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut".
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa basah.
Read More......
Suatu hari seorang wanita yang bekerja disebuah kantor pos di California, merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah, melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.
Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya. Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun. Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray.
Ternyata ada sesuatu didalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil. Ketika dokter mengiris /membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar. Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.
Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hume menulis:
"Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya...... ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem, saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran didalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut".
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa basah.
Read More......
Langganan:
Postingan (Atom)